Senin, 28 Juli 2025
Bagi seorang observer yang bertugas di laboratorium, mengenal bagian mikroskop bukanlah hal yang sulit dihafalkan. Nah, buat yang masih bingung, berikut ulasan bagian mikroskop dan fungsinya yang harus Anda tahu agar dapat menggunakan alat laboratorium ini dengan benar.
1. Lensa Okuler
Lensa okuler merupakan bagian optik mikroskop yang berada dekat dengan observer atau mata pengamat. Lensa ini berfungsi membentuk bayangan yang bersifat maya, tegak, diperbesar, sehingga bayangan tersebut dapat dilihat langsung oleh observer.
2. Lensa Objektif.
Sementara lensa objektif merupakan bagian bagian mikroskop yang berada dekat dengan objek yang sedang diamati. Lensa ini berfungsi membentuk bayangan pertama yang bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar.
3. Tabung Mikroskop.
Tabung mikroskop atau disebut sebagai tubus merupakan bagian non-optik mikroskop yang berfungsi untuk mengatur fokus. Fungsi berikutnya dari tubus adalah sebagai bagian penghubung antara lensa okuler dengan lensa objektif.
4. Makrometer.
Bagian mikroskop berikutnya ada makrometer atau disebut juga pemutar kasar yang terletak di bagian lengan mikroskop. Makrometer berfungsi menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan cepat.
5. Mikrometer.
Berikutnya ada mikrometer atau disebut sebagai pemutar halus dengan ukuran yang lebih kecil dari makrometer. Mikrometer ini berfungsi menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan lambat.
6. Revolver.
Revolver atau disebut juga pemutar lensa berfungsi mengatur pembesaran lensa objektif untuk mempermudah pengaturan nilai pengamatan dari mikroskop tersebut. Revolver sebagai tuas penyangga dalam mengoperasikan bagian ini cukup dengan memutar ke kanan atau ke kiri.
7. Reflektor.
Bagian mikroskop berikutnya ada reflektor atau disebut juga cermin pengatur yang berfungsi memantulkan cahaya dari cermin ke objek pengamatan. Reflektor sendiri terbagi dalam dua jenis cermin.
Saat kondisi cahaya yang dibutuhkan terpenuhi maka menggunakan reflektor cermin datar. Sementara reflektor cermin cekung digunakan saat kondisi cahaya yang dibutuhkan kurang maksimal.
8. Diafragma.
Diafragma atau dikenal juga sebagai pengatur cahaya adalah bagian mikroskop yang berada di bagian meja preparat. Diafragma berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk, sehingga observer bisa memfokuskan dan menentukan jumlah cahaya ke dalam objek pengamatan.
9. Kondensor.
Bagian mikroskop berikutnya ada kondensor yang mana cara penggunaan bagian ini cukup diputar ke kanan, kiri, naik, atau turun sesuai kebutuhan observer. Kondensor berfungsi mengumpulkan cahaya yang dipantulkan oleh cermin kemudian memfokuskan cahaya tersebut sebagai penerangan pada objek yang sedang diamati.
10. Meja Mikroskop.
Berikutnya ada meja mikroskop atau disebut juga meja kerja yang berfungsi sebagai alas dan tempat untuk meletakkan objek pengamatan. Sesuai fungsinya, meja kerja dilengkapi penjepit objek yang berfungsi memegang objek pengamatan agar tidak mudah bergeser selama proses pengamatan
11. Penjepit Kaca.
Meski pada meja kerja sudah dilengkapi penjepit objek, bagian mikroskop berikutnya yang wajib ada dalam pengamatan objek yaitu penjepit kaca atau klip. Fungsi utama bagian ini adalah sebagai pelapis objek pengamatan agar preparat tidak bergeser dan mudah digerakkan oleh observer saat pengamatan sedang berlangsung.
12. Lengan Mikroskop.
Bagian mikroskop berikutnya yang cukup mencolok dan paling mudah untuk diamati adalah lengan mikroskop. Seperti namanya, lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan ketika mikroskop akan dipindahkan atau dibawa menuju ke tempat lain.
13. Kaki Mikroskop.
Selain bagian lengan, mikroskop juga dilengkapi bagian kaki yang berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop. Ketika meletakkan alat laboratorium ini pada bidang yang terbilang tidak datar, bagian ini membuat posisi mikroskop tetap stabil tanpa khawatir akan terjatuh atau terbalik posisinya.
14. Sendi Inklinasi.
Bagian mikroskop yang terakhir dan penting dalam pengamatan ada sendi inklinasi atau disebut juga pengatur sudut. Sesuai namanya, bagian sendi inklinasi berfungsi mengatur derajat kemiringan atau sudut tegak mikroskop yang diperlukan observer untuk mengamati objek pengamatan.
Sumber : DETECH
Senin, 21 Juli 2025
Minggu, 20 Juli 2025
Selasa, 15 Juli 2025
Pada gambar struktur sel tumbuhan di atas, tampak bahwa bagian-bagian sel tumbuhan memiliki kekhasan tersendiri yang membedakannya dari sel hewan. Di bawah ini dijelaskan mengenai struktur sel tumbuhan dan fungsinya.
Dinding Sel :
Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa, yakni serat karbohidrat yang memberikan kekuatan dan dukungan struktural. Fungsi struktur sel tumbuhan ini adalah membentuk kerangka luar yang memberikan perlindungan dan mempertahankan bentuk sel. Selain itu, dinding sel juga berperan dalam pertukaran zat antara sel dan lingkungannya.
Membran Sel :
Di bawah dinding sel, terdapat membran sel yang terdiri dari lapisan lipid ganda (disebut membran fosfolipid). Membran sel mengelilingi sel dan mengatur aliran zat masuk dan keluar dari sel. Sel-sel tumbuhan memiliki struktur yang disebut plasmodesma, yang memungkinkan terjadinya pertukaran molekul dan komunikasi antar sel-sel yang berdekatan.
Sitoplasma :
Di dalam sel tumbuhan terdapat sitoplasma, yaitu substansi kental yang terletak di antara membran sel dan inti sel. Sitoplasma mengandung berbagai organel, seperti mitokondria, kloroplas, endoplasma retikulum, dan ribosom. Struktur organel sel tumbuhan ini berperan dalam berbagai fungsi seluler, seperti produksi energi, sintesis protein, dan pengolahan zat-zat kimia.
Inti Sel :
Inti sel adalah pusat kontrol sel. Di dalam inti sel terdapat DNA. Instruksi genetik di dalam DNA mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi sel. Inti sel dikelilingi oleh membran inti. Fungsi struktur sel tumbuhan ini adalah memisahkan inti sel dari sitoplasma dan melindungi DNA dari kerusakan.
Mitokondria :
Mitokondria adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat respirasi pada makhluk hidup. Respirasi sendiri adalah proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan dalam menjalankan berbagai fungsi biologis dan aktivitas seluler.
Ribosom :
Ribosom adalah partikel yang lebih kecil dari mitokondria dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Dari sekian bagian-bagian yang menyusun sel tumbuhan, ribosom tersebar di dalam sitoplasma atau menempel pada bagian luar retikulum endoplasma (RE). Ribosom tersusun dari RNA dan protein.
Retikulum Endoplasma :
Retikulum Endoplasma (RE) adalah sistem angkutan untuk berbagai macam molekul di dalam sel dan bahkan antar sel melalui plasmadesmata. Struktur organel sel tumbuhan ini terdiri dari dua jenis, yaitu kasar dan halus. RE memiliki susunan yang menyerupai kantung berlapis-lapis disebut cisternae.
Plastida :
Plastida adalah organel sel terbesar pada sel tumbuhan. Plastida berbentuk lensa bikonveks dan terdapat pada seluruh sel-sel tumbuhan. Plastida memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi. Berdasarkan warnanya, plastida terdiri dari leukoplas, kloroplas, dan kromoplas.
Kloroplas :
Kloroplas adalah struktur organel sel tumbuhan yang memberikan warna hijau dan berperan penting dalam fotosintesis. Kloroplase mengandung pigmen hijau yang disebut klorofil. Fungsi klorofil adalah menyerap energi matahari agar tumbuhan dapat mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen.
Vakuola :
Vakuola adalah ruang berisi cairan yang terdapat di dalam sitoplasma sel pada tumbuhan. Vakuola berperan dalam penyimpanan air, garam, pigmen, dan zat-zat lainnya. Vakuola juga berperan dalam memberikan dukungan mekanis dan mengatur tekanan osmotik dalam sel tumbuhan.
Sumber : aku pintar
• Nama : Adysti Nuarizna Ardhani
• Kelas : VIII D
• No. Abs : 1
• Alamat : Ngemplek rt 01, rw 09 Piyaman, Wonosari, Gunungkidul
• Cita - cita : Pengusaha
• Kesan Pesan : Saya sangat senang bisa masuk ke SMP N 1 Wonosari karena sekolah itu memang sekolah impian saya, saya sangat bersyukur karena selalu dikelilingin oleh guru-guru dan teman-teman yang sangat hebat, saya sangat senang belajar disini. Semoga SMP N 1 Wonosari bisa terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan serta suasana kekeluargaan yang sudah ada. Teruslah menjadi sekolah yang inovatif dan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Semoga angkatan selanjutnya juga bisa merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan seperti saya. Sukses terus untuk SMP N 1 Wonosari !🤍🤍







