Rabu, 15 Oktober 2025

Presentasi Energi Terbarukan


Infografis Energi Terbarukan


Senin, 13 Oktober 2025

Macam-Macam Pesawat Sederhana dan Fungsinya

•> Macam-Macam Pesawat Sederhana dan Fungsinya

1. Tuas (Pengungkit)
a.) Fungsi: Memudahkan mengungkit atau memindahkan benda berat dengan bantuan titik tumpu.
b.) Contoh: Linggis, gunting, jungkat-jungkit, dan pencabut kuku.
c.) Cara kerja: Batang yang dapat berputar pada titik tumpu untuk menggeser atau mengangkat beban. Memiliki titik tumpu, titik beban, dan titik kuasa. 

2. Katrol
a.) Fungsi: Membantu mengangkat benda dengan mengubah arah gaya. Katrol tetap dapat mengubah arah gaya, sedangkan katrol bebas dan katrol majemuk bisa memperkecil gaya yang dibutuhkan.
b.) Contoh: Katrol sumur dan katrol tiang bendera (katrol tetap), serta kerekan untuk lift dan derek (katrol majemuk).
c.) Cara kerja: Roda yang berputar pada poros dengan tali atau rantai di sekelilingnya untuk menarik atau mengangkat beban. 

3. Bidang Miring
a.) Fungsi: Mempermudah memindahkan benda ke ketinggian yang berbeda dengan gaya yang lebih kecil, meskipun jaraknya menjadi lebih jauh. 
b.) Contoh: Jalan berkelok di gunung, papan landai untuk memindahkan barang ke truk, pisau, kapak, dan baut. 
c.) Cara kerja: Menggunakan permukaan miring untuk mengurangi gaya yang dibutuhkan. 

4. Roda Berporos dan Sekrup
Roda Berporos:
a.) Fungsi: Memperbesar kecepatan atau gaya dengan menghubungkan roda dengan poros. Roda yang lebih besar digunakan untuk menghasilkan gaya atau kecepatan. 
b.) Contoh: Gir sepeda, pintu, kursi roda, dan roda pada mobil. 

Sekrup:
a.) Fungsi: Mengubah gerak putar menjadi gerak lurus ke dalam material atau mengencangkan baut. Sekrup merupakan bentuk khusus dari bidang miring yang berputar. 
b.) Contoh: Baut, mata bor, dan pembuka botol.

 


SUMBER : AI google


Tuas dan Pesawat Sederhana Lain di Kehidupan Sehari-hari

 


•> Jenis - jenis tuas

a.) Tuas Golongan Pertama: Titik tumpu terletak di antara titik kuasa dan titik beban. 

Contoh: Jungkat-jungkit, gunting, tang, palu, dan linggis. 


b.) Tuas Golongan Kedua: Titik beban terletak di antara titik tumpu dan titik kuasa. 

Contoh: Gerobak dorong, pembuka botol, pemecah kemiri, dan alat pemotong kertas.

 

c.) Tuas Golongan Ketiga: Titik kuasa terletak di antara titik tumpu dan titik beban. 

Contoh: Pinset, sekop, stapler, sapu, dan alat pancing. 


•> Contoh tuas di sekitar kita



•> Penerapan prinsip pesawat sederhana di rumah dan sekolah

Di rumah:

a.) Tuas: Menggunakan gerobak dorong untuk memindahkan pot bunga atau batu. Memakai gunting untuk memotong kertas atau kain. Menggunakan pembuka botol untuk membuka tutup botol. 

b.) Bidang Miring: Membangun tangga atau jalur landai untuk memudahkan memindahkan barang berat seperti kulkas ke lantai dua. Menggunakan obeng untuk memasang sekrup, yang merupakan bidang miring kecil. 

c.) Katrol: Memasang katrol di sumur untuk mengambil air dengan lebih mudah. 

d.) Roda Berporos: Menggunakan setir mobil atau sepeda untuk menggerakkan kendaraan. Menggunakan roda kursi roda untuk membantu orang bergerak. 


Di sekolah:

a.) Tuas: Memakai stapler untuk menjepret kertas di meja guru. Menggunakan linggis untuk memecah batu atau sisa bangunan. 

b.) Bidang Miring: Menggunakan tangga untuk naik ke lantai atas. Menggunakan papan seluncur di taman bermain. 

c.) Katrol: Memasang katrol di ruang OSIS untuk menaikkan atau menurunkan bendera. 

d.) Roda Berporos: Memakai roda pada troli buku atau troli olahraga untuk memindahkan barang dengan lebih mudah. 




SUMBER : AI google


Katrol dan Bidang Miring: Cara Cerdas Menghemat Usaha

 


•> Jenis - jenis katrol

a.) Katrol tetap → mengubah arah gaya.

b.) Katrol bergerak → mengurangi besar gaya.

c.) Katrol majemuk → gabungan untuk efisiensi maksimal.


•> Bidang miring dalam kehidupan

a.) Tangga dan Jalan Menanjak: Memperluas jarak tempuh untuk mengangkat benda berat ke ketinggian, sehingga gaya yang dibutuhkan lebih kecil dibandingkan jika harus mengangkat secara vertikal.

b.) Contoh Lain: Sekrup dan baut yang pada dasarnya adalah bidang miring yang melilit, atau bidang miring yang digunakan di ramp untuk kursi roda atau mobil. 


•> Perhitungan sederhana keuntungan mekanis




SUMBER : ChatGPT & AI google


Mengenal Pesawat Sederhana: Membantu Pekerjaan Kita

 


•> Pengertian pesawat sederhana 

Pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dengan mengubah arah atau besaran gaya. 


•> Prinsip kerja pesawat sederhana

Prinsip kerja pesawat sederhana bervariasi tergantung jenisnya:

a.) Tuas (Pengungkit): Menggunakan prinsip pengungkit di mana titik kuasa dan titik beban bekerja pada batang dengan titik tumpu sebagai pusatnya. Perbedaan panjang lengan kuasa dan lengan beban akan menentukan keuntungan mekanisnya. 

b.) Katrol: Menggunakan roda beralur dan tali untuk mengubah arah gaya, sehingga memudahkan mengangkat beban vertikal, contohnya menimba air di sumur. 

c.) Bidang Miring: Memudahkan memindahkan beban ke tempat yang lebih tinggi dengan gaya yang lebih kecil dibandingkan mengangkat secara langsung. Contohnya adalah jalan landai di dataran tinggi atau ramp akses kursi roda. 

d.) Roda Berporos: Menggunakan roda yang berputar pada porosnya untuk mengurangi gaya gesek sehingga mempermudah memindahkan benda, seperti pada troli atau gerobak. 

e.) Baji: Gabungan dua bidang miring yang digunakan untuk memotong atau memisahkan benda. 

f.) Sekrup: Mengubah gerakan memutar menjadi gerakan linier untuk mengikat atau mengangkat beban. 


•> Manfaat pesawat sederhana dalam kehidupan

a.) Mempermudah pekerjaan: Membantu melakukan tugas yang sulit atau berat menjadi lebih ringan. 

b.) Mengurangi gaya: Memungkinkan mengangkat beban berat dengan gaya yang jauh lebih kecil. 

c.) Mengubah arah gaya: Mengubah arah gaya agar lebih mudah dan nyaman dilakukan, misalnya saat mengerek bendera dengan katrol. 

d.) Memperbesar kecepatan: Mempercepat suatu gerakan atau usaha, contohnya pada gunting. 

e.) Contoh penerapan sehari-hari: Gunting, sekop, pembuka botol, palu, roda kendaraan, tangga, dan alat berat di konstruksi. 




SUMBER : AI google


Minggu, 12 Oktober 2025

Sumber-Sumber Energi di Alam Sekitar

 


•> Sumber-sumber energi di alam sekitar

Energi dari Bumi:

- Panas Bumi (Geotermal): Panas dari inti bumi yang dapat dimanfaatkan untuk energi listrik, seperti yang digunakan di beberapa hotel untuk pemanasan. 

- Bahan Bakar Fosil: Minyak bumi, gas alam, dan batu bara yang terbentuk dari sisa-sisa organisme purba dan digunakan secara luas sebagai sumber energi. 

Energi dari Air:

- Tenaga Air (Hidro): Energi yang dihasilkan dari aliran air, dimanfaatkan dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). 

Energi dari Udara:

- Tenaga Angin: Angin dapat digunakan untuk memutar turbin angin yang menghasilkan listrik, terutama di daerah pesisir. 

Energi dari Matahari:

- Tenaga Surya: Sinar matahari mengandung energi elektromagnetik yang dapat diubah menjadi listrik menggunakan panel surya. 


•> Pemanfaatan sumber energi untuk kehidupan manusia

Listrik: Energi dari matahari, air, angin, dan panas bumi digunakan untuk menghasilkan listrik yang menggerakkan perangkat elektronik, lampu, dan industri. Rheem.id. 

Transportasi: Bahan bakar fosil seperti bensin dan solar masih dominan, namun mulai ada pengembangan energi alternatif seperti biodiesel yang berasal dari limbah pertanian untuk kendaraan industri. 

Pemanasan dan Pemasakan: Gas alam sering digunakan untuk memasak, sementara energi panas bumi dapat dimanfaatkan untuk pemanas di beberapa fasilitas. 

Pertanian dan Industri: Air dimanfaatkan untuk irigasi dan kebutuhan industri, sementara tenaga angin dapat dimanfaatkan untuk sistem komunikasi di pelabuhan. 


•> Pentingnya menghemat energi

Menyelamatkan Cadangan Energi Tak Terbarukan: Penghematan energi membantu memperlambat menipisnya sumber daya fosil seperti minyak bumi dan batu bara yang jumlahnya terbatas. 

Mengurangi Dampak Pemanasan Global: Menghemat energi, terutama yang berasal dari bahan bakar fosil, akan mengurangi emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global. 

Meningkatkan Kesehatan dan Lingkungan: Pengurangan polusi udara akibat emisi bahan bakar fosil secara otomatis akan meningkatkan kualitas udara dan kesehatan masyarakat, serta mengurangi polusi air dan tanah. 

Menghemat Biaya: Menghemat penggunaan listrik dan energi lainnya dapat secara langsung mengurangi tagihan bulanan dan biaya pengeluaran secara keseluruhan. 

Meningkatkan Keandalan Listrik: Dengan mengurangi penggunaan, alat-alat elektronik menjadi lebih awet, dan masyarakat tidak terlalu bergantung pada satu sumber energi.




SUMBER : Gramedia



Energi Tak Terbarukan: Cadangan yang Semakin Menipis

 


•> Pengertian energi tidak terbarukan

Energi yang berasal dari sumber daya alam yang jumlahnya terbatas dan membutuhkan waktu sangat lama untuk terbentuk.


•> Contoh energi tidak terbarukan

a.) Batu bara

b.) Minyak bumi

c.) Gas alam


•> Dampak penggunaan energi fosil bagi lingkungan

Menimbulkan polusi udara, efek rumah kaca, dan perubahan iklim akibat gas karbon dioksida.




SUMBER : ChatGPT



Energi Terbarukan : Ramah Lingkungan dan Masa Depan Kita

 


•> Pengertian energi terbarukan

Renewable energi atau energi terbarukan adalah sumber energi yang diperoleh dari alam yang dapat diperbarui secara alami dalam jangka waktu yang relatif singkat. Berbeda dengan energi fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam yang memerlukan jutaan tahun untuk terbentuk, energi terbarukan berasal dari sumber daya yang selalu ada atau dapat dipulihkan dalam waktu singkat seperti sinar matahari, angin, air, dan biomassa.


•> Contoh energi terbarukan

1. Energi Surya (Solar Energy)

Energi yang dihasilkan dari sinar matahari melalui panel surya atau teknologi lainnya. 

2. Energi Angin (Wind Energy)

Energi yang dihasilkan dari pergerakan angin yang menggerakkan turbin angin untuk menghasilkan listrik. 

3. Energi Air (Hydropower)

Energi yang dihasilkan dari pergerakan air, baik dari sungai, air terjun, atau arus laut.

4. Energi Biomassa (Biomass Energy)

Energi yang dihasilkan dari bahan organik seperti kayu, limbah pertanian, dan sampah organik.

5. Energi Panas Bumi (Geothermal Energy)

Energi yang dihasilkan dari panas yang berasal dari dalam bumi.


•> Manfaat dan tantangan penggunaannya

Manfaat: ramah lingkungan, berkelanjutan, dan mengurangi polusi.

Tantangan: biaya awal tinggi dan bergantung pada kondisi alam.




SUMBER : UTS & ChatGPT


Energi : Sumber Kekuatan di Sekitar Kita


•> Pengertian energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) dan mengalami perubahan.

Perubahan ini bisa berupa perubahan posisi, perubahan gerak, perubahan suhu, perubahan wujud zat, bahkan perubahan pada makhluk hidup, seperti tumbuh dan berkembang juga termasuk di dalamnya.


•> Bentuk - bentuk energi



•> Hukum kekekalan energi
Bentuk kekekalan energi adalah di mana energi tidak bisa diciptakan atau dimusnahkan, tetapi hanya dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lain, dengan jumlah total energi yang selalu tetap sama.




SUMBER : ruangguru

Gaya dan Hubungannya dengan Usaha

 


•> Pengertian gaya 

Gaya adalah gerakan menarik atau mendorong yang menyebabkan pergerakan pada benda. Selain membuat benda bergerak, gaya juga bisa mengubah arah, kecepatan, bahkan mengubah bentuk benda.


•> Jenis - jenis gaya

1. Gaya otot

Gaya otot adalah gaya yang dilakukan oleh otot-otot tubuh kita. Gaya otot sering digunakan ketika kita menarik, mendorong, serta mengangkat barang. Bahkan ketika kita berolahraga, kita menggunakan gaya otot. 

2. Gaya pegas

Gaya pegas dihasilkan dari karet atau pegas yang direnggangkan. Contoh gaya pegas bisa kita lihat pada gerakan anak panah yang dilepaskan.

3. Gaya listrik statis

Kekuatan yang dimiliki benda bermuatan listrik untuk menarik benda di sekitarnya disebut sebagai gaya listrik statis. Untuk membuktikan gaya ini, kamu bisa melakukan kegiatan menggosokkan penggaris plastik ke rambut beberapa saat dan mendekatkan penggaris tersebut ke potongan-potongan kertas kecil.

4. Gaya magnet

Gaya magnet merupakan gaya yang dihasilkan oleh magnet. Benda yang mengandung gaya magnet hanya bisa menarik benda berbahan besi atau baja. 

5. Gaya gravitasi

Gaya gravitasi merupakan gaya bumi yang menarik benda ke bawah. Gaya inilah yang menyebabkan semua benda di bumi akan selalu jatuh ke bawah.

6. Gaya gesek

Gaya gesek dihasilkan dari gesekan antara dua benda. Contoh gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika kita berjalan. 


•> Contoh gaya yang menyebabkan usaha

a.) Gaya otot saat mengangkat ember air.

b.) Gaya pegas pada ketapel yang melempar batu.

c.) Gaya gravitasi saat benda jatuh dari ketinggian.




SUMBER : detik.com & ChatGPT



Apa Itu Usaha dalam Fisika? Yuk, Kita Pahami Bersama!

 


•> Pengertian usaha dalam kehidupan sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, usaha berarti kegiatan untuk mencapai tujuan. Namun dalam fisika, usaha (work) terjadi ketika suatu gaya menyebabkan perpindahan benda. Jika tidak ada perpindahan, maka tidak ada usaha.


•> Rumus usaha dan satuannya

Rumus usaha:

W = F × s

W = usaha (joule)

F = gaya (newton)

s = perpindahan (meter)


•> Contoh peristiwa usaha di sekitar kita

a.) Mendorong meja hingga bergeser.

b.) Mengangkat tas ke atas meja.

c.) Menarik troli belanja di supermarket.



SUMBER : ChatGPT & akupintar


Rabu, 01 Oktober 2025

Infografis SISTEM PENCERNAAN MANUSIA



Sistem pencernaan manusia ibarat mesin canggih yang bekerja 24 jam tanpa istirahat. 🔬 Dari proses mengunyah, mencerna, menyerap, hingga membuang sisa makanan, semuanya dirancang sempurna untuk mendukung kesehatan tubuh. Yuk, hargai kerja keras sistem pencernaan kita dengan memilih makanan sehat dan menjaga pola hidup teratur! 🌱


Minggu, 24 Agustus 2025

SISTEM PERNAPASAN MANUSIA

Sistem Pernapasan Manusia oleh Adysti Nuarizna ardhani

POSTER SISTEM PENCERNAAN


Rabu, 20 Agustus 2025

Hubungan Antar Sistem Tubuh

 Hubungan Antar Sistem Tubuh 

Pencernaan, Peredaran Darah, dan Pernapasan


Sistem pencernaan, peredaran darah, dan pernapasan bekerja saling terkait untuk menjaga tubuh tetap hidup dan berenergi. Makanan yang kita konsumsi dicerna oleh sistem pencernaan menjadi zat gizi sederhana seperti glukosa, asam amino, dan asam lemak. Zat gizi tersebut kemudian diserap oleh usus halus dan masuk ke dalam darah. Tanpa sistem pencernaan, tubuh tidak akan mendapatkan bahan baku energi maupun zat pembangun sel.


Sementara itu, sistem pernapasan berfungsi memasukkan oksigen ke dalam tubuh melalui paru-paru. Oksigen ini sangat penting karena dibutuhkan untuk proses respirasi seluler, yaitu pembakaran zat gizi (seperti glukosa) agar menghasilkan energi. Hasil sampingan dari proses ini adalah karbon dioksida, yang kemudian dibawa oleh darah kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan saat kita menghembuskan napas.


Sistem peredaran darah menjadi penghubung utama antara pencernaan dan pernapasan. Darah mengedarkan zat gizi dari pencernaan dan oksigen dari paru-paru ke seluruh sel tubuh. Setelah sel menggunakan zat gizi dan oksigen untuk menghasilkan energi, darah juga mengangkut sisa metabolisme seperti karbon dioksida menuju paru-paru serta urea menuju ginjal untuk dibuang. Dengan demikian, ketiga sistem ini saling mendukung dan membentuk rantai kerja yang tidak bisa dipisahkan demi menjaga kelangsungan hidup manusia.


Gambar :




Vidio : 


Sumber : Alodokter 


Organ Pencernaan Manusia dan Fungsinya yang Menakjubkan

 Organ Pencernaan Manusia dan Fungsinya yang Menakjubkan

Sistem pencernaan manusia terdiri dari serangkaian organ yang bekerja sama untuk mengolah makanan menjadi zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Proses pencernaan dimulai dari mulut, tempat makanan dikunyah oleh gigi dan dibasahi oleh air liur yang mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat. Dari mulut, makanan diteruskan ke kerongkongan (esofagus) yang berfungsi menyalurkan makanan menuju lambung melalui gerakan peristaltik.


Di lambung, makanan diolah dengan bantuan asam lambung dan enzim pepsin untuk memecah protein. Setelah itu, makanan masuk ke usus halus, organ utama penyerapan zat gizi. Di sini, enzim dari pankreas dan empedu dari hati membantu memecah lemak, protein, dan karbohidrat menjadi molekul sederhana yang dapat diserap oleh dinding usus ke dalam darah. Nutrisi inilah yang kemudian diedarkan ke seluruh tubuh.


Sisa makanan yang tidak dapat dicerna diteruskan ke usus besar, tempat air diserap sehingga terbentuk feses. Feses kemudian dikeluarkan melalui anus. Organ-organ pencernaan ini bekerja secara teratur dan menakjubkan karena mampu mengubah makanan biasa menjadi sumber energi, zat pembangun, serta pengatur fungsi tubuh. Tanpa koordinasi organ pencernaan, manusia tidak akan mampu bertahan hidup dengan baik.


Gambar : 



Vidio :




Sumber : cnnindonesia


Ekskresi

 Ekskresi

Pentingnya Pembuangan Sisa Metabolisme untuk Kesehatan


Sistem ekskresi adalah mekanisme tubuh untuk membuang zat-zat sisa metabolisme yang tidak lagi berguna atau bahkan berbahaya jika menumpuk. Proses metabolisme menghasilkan berbagai zat sisa, seperti urea, karbon dioksida, garam, dan air berlebih. Jika zat-zat ini tidak dikeluarkan, tubuh bisa mengalami keracunan, gangguan fungsi organ, bahkan penyakit serius. Oleh karena itu, sistem ekskresi sangat penting untuk menjaga keseimbangan internal (homeostasis) tubuh.


Organ utama yang berperan dalam sistem ekskresi adalah ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Ginjal menyaring darah untuk membuang urea, garam, dan air dalam bentuk urine. Kulit berfungsi mengeluarkan keringat yang mengandung air, garam, dan sedikit urea. Paru-paru mengeluarkan karbon dioksida dan uap air ketika kita bernapas. Sedangkan hati berperan dalam menguraikan zat beracun, seperti amonia, menjadi urea yang lebih aman untuk dibuang oleh ginjal.


Dengan berjalannya sistem ekskresi secara normal, tubuh tetap sehat karena racun tidak menumpuk. Gangguan pada sistem ini, misalnya gagal ginjal atau kerusakan hati, dapat menyebabkan zat sisa metabolisme menumpuk dan membahayakan kesehatan. Karena itu, menjaga kesehatan organ ekskresi dengan pola hidup sehat, cukup minum air, dan menghindari racun tubuh seperti alkohol dan rokok menjadi kunci penting untuk mendukung keseimbangan tubuh.


Gambar : 



Vidio : 




Sumber : umsu



Cara Kerja Sistem Pernapasan

 Cara Kerja Sistem Pernapasan 

Menghirup Oksigen, Menghembuskan Karbon Dioksida


Sistem pernapasan adalah proses penting yang memungkinkan manusia bertahan hidup dengan memasukkan oksigen (O₂) dan mengeluarkan karbon dioksida (CO₂). Ketika kita menghirup napas, udara masuk melalui hidung atau mulut, lalu melewati tenggorokan (faring dan laring), trakea, hingga bercabang ke bronkus dan bronkiolus, sebelum akhirnya mencapai alveolus di paru-paru. Di alveolus inilah oksigen dari udara akan berpindah masuk ke dalam darah melalui proses difusi.


Oksigen yang sudah masuk ke dalam darah kemudian diikat oleh hemoglobin dalam sel darah merah dan dibawa ke seluruh tubuh. Oksigen ini dipakai oleh sel-sel tubuh untuk menghasilkan energi melalui proses respirasi seluler. Sebagai gantinya, sel-sel tubuh menghasilkan karbon dioksida sebagai sisa metabolisme. Karbon dioksida kemudian dibawa oleh darah kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan.


Saat kita menghembuskan napas, otot diafragma dan otot antar tulang rusuk berelaksasi sehingga rongga dada mengecil dan udara terdorong keluar dari paru-paru. Bersamaan dengan itu, karbon dioksida yang terbawa darah keluar dari alveolus menuju bronkiolus, bronkus, trakea, lalu ke hidung atau mulut. Proses menghirup oksigen dan menghembuskan karbon dioksida ini berlangsung terus-menerus tanpa kita sadari, menjadi salah satu mekanisme vital yang menjaga tubuh tetap hidup.


Gambar : 


Vidio :



Sumber : Wikipedia




Rahasia Sistem Peredaran Darah

 Rahasia Sistem Peredaran Darah

Dari Jantung hingga Kapiler


Sistem peredaran darah adalah mekanisme penting yang menjaga tubuh tetap hidup dengan mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh sel, sekaligus membawa zat sisa untuk dikeluarkan. Pusat dari sistem ini adalah jantung, organ berotot yang bekerja tanpa henti memompa darah. Jantung memiliki empat ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri, yang masing-masing memiliki peran berbeda dalam mengatur aliran darah yang kaya oksigen maupun yang sudah mengandung karbon dioksida.


Darah yang dipompa jantung akan mengalir melalui pembuluh darah besar yang disebut arteri untuk menuju ke seluruh tubuh. Setelah memberikan oksigen dan zat gizi ke jaringan, darah akan kembali melalui vena membawa sisa metabolisme. Pertukaran ini berlangsung sangat efektif di kapiler, yaitu pembuluh darah halus berukuran mikroskopis. Kapiler menjadi titik temu antara arteri dan vena, tempat terjadinya pertukaran oksigen, karbon dioksida, serta zat-zat lain yang dibutuhkan sel.


Dengan adanya sistem peredaran darah, tubuh dapat bekerja secara teratur dan seimbang. Tanpa sirkulasi darah yang lancar, organ-organ tidak akan mendapat pasokan energi yang cukup, sehingga fungsi tubuh akan terganggu. Oleh karena itu, sistem peredaran darah dapat disebut sebagai "jalan raya kehidupan" yang menghubungkan jantung, pembuluh darah, dan kapiler dalam menjaga kesehatan serta kelangsungan hidup manusia.


Gambar :





Vidio : 



Sumber : akupintar









Mengenal Sistem Pencernaan

Mengenal Sistem Pencernaan 
Mesin Pengolah Makanan dalam Tubuh Kita

Sistem pencernaan merupakan salah satu sistem penting dalam tubuh manusia yang berfungsi mengolah makanan menjadi zat-zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, energi, dan perbaikan sel. Saat kita makan, makanan tidak langsung digunakan tubuh, melainkan harus diproses terlebih dahulu agar nutrisinya dapat diserap. Proses ini melibatkan berbagai organ yang bekerja sama layaknya sebuah mesin pengolah.

Proses pencernaan dimulai dari mulut, tempat makanan dikunyah dan bercampur dengan air liur yang mengandung enzim untuk memecah karbohidrat. Setelah itu, makanan masuk ke kerongkongan dan didorong menuju lambung. Di lambung, makanan diolah lebih lanjut dengan bantuan asam lambung dan enzim, sehingga berubah menjadi bubur makanan yang disebut chyme. Proses ini sangat penting agar makanan lebih mudah diserap oleh usus.

Tahap berikutnya terjadi di usus halus, yaitu tempat utama penyerapan zat gizi. Di sini, enzim dari pankreas dan cairan empedu dari hati membantu memecah lemak, protein, dan karbohidrat menjadi zat yang lebih sederhana. Zat gizi yang sudah terurai kemudian diserap oleh dinding usus ke dalam aliran darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Sisa makanan yang tidak tercerna akan masuk ke usus besar, diolah menjadi feses, lalu dibuang melalui anus. Dengan cara ini, sistem pencernaan bekerja layaknya mesin cerdas yang memastikan tubuh kita selalu mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan.

Gambar :


Vidio :



Sumber : my.clevelandclinic





Senin, 28 Juli 2025

Biodata kelas VIII D


Mikroskop dan bagian-bagiannya serta fungsinya

 


14 Bagian Mikroskop dan Fungsinya :

Bagi seorang observer yang bertugas di laboratorium, mengenal bagian mikroskop bukanlah hal yang sulit dihafalkan. Nah, buat yang masih bingung, berikut ulasan bagian mikroskop dan fungsinya yang harus Anda tahu agar dapat menggunakan alat laboratorium ini dengan benar.


1. Lensa Okuler

Lensa okuler merupakan bagian optik mikroskop yang berada dekat dengan observer atau mata pengamat. Lensa ini berfungsi membentuk bayangan yang bersifat maya, tegak, diperbesar, sehingga bayangan tersebut dapat dilihat langsung oleh observer.


2. Lensa Objektif.

Sementara lensa objektif merupakan bagian bagian mikroskop yang berada dekat dengan objek yang sedang diamati. Lensa ini berfungsi membentuk bayangan pertama yang bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar.


3. Tabung Mikroskop.

Tabung mikroskop atau disebut sebagai tubus merupakan bagian non-optik mikroskop yang berfungsi untuk mengatur fokus. Fungsi berikutnya dari tubus adalah sebagai bagian penghubung antara lensa okuler dengan lensa objektif.


4. Makrometer.

Bagian mikroskop berikutnya ada makrometer atau disebut juga pemutar kasar yang terletak di bagian lengan mikroskop. Makrometer berfungsi menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan cepat.


5. Mikrometer.

Berikutnya ada mikrometer atau disebut sebagai pemutar halus dengan ukuran yang lebih kecil dari makrometer. Mikrometer ini berfungsi menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan lambat.


6. Revolver.

Revolver atau disebut juga pemutar lensa berfungsi mengatur pembesaran lensa objektif untuk mempermudah pengaturan nilai pengamatan dari mikroskop tersebut. Revolver sebagai tuas penyangga dalam mengoperasikan bagian ini cukup dengan memutar ke kanan atau ke kiri.


7. Reflektor.

Bagian mikroskop berikutnya ada reflektor atau disebut juga cermin pengatur yang berfungsi memantulkan cahaya dari cermin ke objek pengamatan. Reflektor sendiri terbagi dalam dua jenis cermin.


Saat kondisi cahaya yang dibutuhkan terpenuhi maka menggunakan reflektor cermin datar. Sementara reflektor cermin cekung digunakan saat kondisi cahaya yang dibutuhkan kurang maksimal.


8. Diafragma.

Diafragma atau dikenal juga sebagai pengatur cahaya adalah bagian mikroskop yang berada di bagian meja preparat. Diafragma berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk, sehingga observer bisa memfokuskan dan menentukan jumlah cahaya ke dalam objek pengamatan.


9. Kondensor.

Bagian mikroskop berikutnya ada kondensor yang mana cara penggunaan bagian ini cukup diputar ke kanan, kiri, naik, atau turun sesuai kebutuhan observer. Kondensor berfungsi mengumpulkan cahaya yang dipantulkan oleh cermin kemudian memfokuskan cahaya tersebut sebagai penerangan pada objek yang sedang diamati.


10. Meja Mikroskop.

Berikutnya ada meja mikroskop atau disebut juga meja kerja yang berfungsi sebagai alas dan tempat untuk meletakkan objek pengamatan. Sesuai fungsinya, meja kerja dilengkapi penjepit objek yang berfungsi memegang objek pengamatan agar tidak mudah bergeser selama proses pengamatan


11. Penjepit Kaca.

Meski pada meja kerja sudah dilengkapi penjepit objek, bagian mikroskop berikutnya yang wajib ada dalam pengamatan objek yaitu penjepit kaca atau klip. Fungsi utama bagian ini adalah sebagai pelapis objek pengamatan agar preparat tidak bergeser dan mudah digerakkan oleh observer saat pengamatan sedang berlangsung.


12. Lengan Mikroskop.

Bagian mikroskop berikutnya yang cukup mencolok dan paling mudah untuk diamati adalah lengan mikroskop. Seperti namanya, lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan ketika mikroskop akan dipindahkan atau dibawa menuju ke tempat lain.


13. Kaki Mikroskop.

Selain bagian lengan, mikroskop juga dilengkapi bagian kaki yang berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop. Ketika meletakkan alat laboratorium ini pada bidang yang terbilang tidak datar, bagian ini membuat posisi mikroskop tetap stabil tanpa khawatir akan terjatuh atau terbalik posisinya.


14. Sendi Inklinasi.

Bagian mikroskop yang terakhir dan penting dalam pengamatan ada sendi inklinasi atau disebut juga pengatur sudut. Sesuai namanya, bagian sendi inklinasi berfungsi mengatur derajat kemiringan atau sudut tegak mikroskop yang diperlukan observer untuk mengamati objek pengamatan.


Sumber : DETECH





Presentasi Sel Tumbuhan

SEL TUMBUHAN oleh Adysti Nuarizna ardhani

Senin, 21 Juli 2025

Poster Sel Hewan

Poster Sel Hewan oleh Adysti Nuarizna ardhani

Minggu, 20 Juli 2025

Sel Tumbuhan

 

PENGERTIAN SEL TUMBUHAN
Sel tumbuhan adalah unit dasar kehidupan pada tumbuhan. Sel-sel tumbuhan memiliki dinding sel yang kaku dan terdiri dari berbagai komponen yang mendukung sel tersebut untuk menjalankan fungsi-fungsinya yang penting. 


STRUKTUR DAN FUNGSI SEL TUMBUHAN
1. Dinding Sel
Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa, yakni serat karbohidrat yang memberikan kekuatan dan dukungan struktural. Fungsi struktur sel tumbuhan ini adalah membentuk kerangka luar yang memberikan perlindungan dan mempertahankan bentuk sel. Selain itu, dinding sel juga berperan dalam pertukaran zat antara sel dan lingkungannya.

2. Membran Sel
Di bawah dinding sel, terdapat membran sel yang terdiri dari lapisan lipid ganda (disebut membran fosfolipid). Membran sel mengelilingi sel dan mengatur aliran zat masuk dan keluar dari sel. Sel-sel tumbuhan memiliki struktur yang disebut plasmodesma, yang memungkinkan terjadinya pertukaran molekul dan komunikasi antar sel-sel yang berdekatan.

3. Sitoplasma
Di dalam sel tumbuhan terdapat sitoplasma, yaitu substansi kental yang terletak di antara membran sel dan inti sel. Sitoplasma mengandung berbagai organel, seperti mitokondria, kloroplas, endoplasma retikulum, dan ribosom. Struktur organel sel tumbuhan ini berperan dalam berbagai fungsi seluler, seperti produksi energi, sintesis protein, dan pengolahan zat-zat kimia.

4. Inti Sel
Inti sel adalah pusat kontrol sel. Di dalam inti sel terdapat DNA. Instruksi genetik di dalam DNA mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi sel. Inti sel dikelilingi oleh membran inti. Fungsi struktur sel tumbuhan ini adalah memisahkan inti sel dari sitoplasma dan melindungi DNA dari kerusakan.

5. Mitokondria
Mitokondria adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat respirasi pada makhluk hidup. Respirasi sendiri adalah proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan dalam menjalankan berbagai fungsi biologis dan aktivitas seluler.

6. Ribosom
Ribosom adalah partikel yang lebih kecil dari mitokondria dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Dari sekian bagian-bagian yang menyusun sel tumbuhan, ribosom tersebar di dalam sitoplasma atau menempel pada bagian luar retikulum endoplasma (RE). Ribosom tersusun dari RNA dan protein.

7. Retikulum Endoplasma
Retikulum Endoplasma (RE) adalah sistem angkutan untuk berbagai macam molekul di dalam sel dan bahkan antar sel melalui plasmadesmata. Struktur organel sel tumbuhan ini terdiri dari dua jenis, yaitu kasar dan halus. RE memiliki susunan yang menyerupai kantung berlapis-lapis disebut cisternae.

8. Plastida
Plastida adalah organel sel terbesar pada sel tumbuhan. Plastida berbentuk lensa bikonveks dan terdapat pada seluruh sel-sel tumbuhan. Plastida memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi. Berdasarkan warnanya, plastida terdiri dari leukoplas, kloroplas, dan kromoplas.

9. Kloroplas
Kloroplas adalah struktur organel sel tumbuhan yang memberikan warna hijau dan berperan penting dalam fotosintesis. Kloroplas mengandung pigmen hijau yang disebut klorofil. Fungsi klorofil adalah menyerap energi matahari agar tumbuhan dapat mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen.

10. Vakuola
Vakuola adalah ruang berisi cairan yang terdapat di dalam sitoplasma sel pada tumbuhan. Vakuola berperan dalam penyimpanan air, garam, pigmen, dan zat-zat lainnya. Vakuola juga berperan dalam memberikan dukungan mekanis dan mengatur tekanan osmotik dalam sel tumbuhan.

Sumber : aku pintar


Sel Hewan

PENGERTIAN SEL HEWAN
Sel hewan adalah organel terkecil dengan selaput tipis yang membungkus larutan koloid di dalamnya, mengandung berbagai senyawa kimia penting. Sel hewan dapat membelah dan memperbanyak diri, yang merupakan dasar bagi pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Sel ini memiliki kemampuan menduplikasi diri melalui proses pembelahan, yang memungkinkan pertumbuhan dan pemeliharaan kehidupan.


STRUKTUR DAN FUNGSI SEL 
1. Membran Sel 
Membran sel adalah membran semipermeabel yang mengelilingi dan membungkus isi sel. Membran ini terbuat dari lipoprotein yang terdiri dari lemak dan protein, berfungsi mengatur keluar masuknya nutrisi dan mineral. Selain itu, membran sel juga berperan dalam proses adhesi sel, konduktivitas ionik, dan persinyalan sel.

2. Sitoplasma
Sitoplasma adalah bagian sel berupa cairan koloid yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi biokimia dan metabolisme sel. Sitoplasma mengandung berbagai organel dan komponen seperti enzim, ion, dan protein yang esensial bagi kehidupan sel.

3. Retikulum Endoplasma
Retikulum endoplasma adalah jaringan membran yang berfungsi dalam sintesis protein dan pengangkutan lipid. Terdapat dua jenis retikulum endoplasma, yaitu kasar (berikatan dengan ribosom) dan halus (tidak berikatan dengan ribosom).

4. Mitokondria
Mitokondria adalah organel yang berfungsi sebagai “powerhouse” sel, menghasilkan energi dalam bentuk ATP melalui proses respirasi seluler. Mitokondria memiliki dua membran berlekuk yang memungkinkan terjadinya metabolisme energi.

5. Mikrofilamen
Mikrofilamen adalah bagian dari sitoskeleton yang membantu menjaga bentuk sel dan memungkinkan pergerakan sel. Mereka terdiri dari protein aktin dan miosin yang berperan dalam kontraksi otot dan gerak ameboid.

6. Lisosom
Lisosom adalah kantong yang mengandung enzim hidrolitik untuk mencerna materi intraseluler dan menghancurkan organel yang rusak. Lisosom berperan penting dalam proses pencernaan seluler.

7. Peroksisom
Peroksisom adalah organel yang mengandung enzim katalase untuk memecah peroksida beracun dan mengubah lemak menjadi karbohidrat. Mereka sering ditemukan di sel hati dan ginjal.

8. Ribosom
Ribosom adalah organel kecil yang bertanggung jawab untuk sintesis protein. Ribosom menerjemahkan RNA menjadi rantai polipeptida, membentuk protein esensial untuk fungsi seluler.

9. Sentriol
Sentriol adalah struktur berbentuk tabung yang berperan dalam pembelahan sel dan pembentukan silia serta flagela. Sentriol membantu dalam pembentukan benang spindel selama mitosis.

10. Mikrotubulus
Mikrotubulus adalah struktur silindris panjang yang memberikan dukungan struktural dan memungkinkan pergerakan organel dalam sel. Mereka juga berfungsi dalam pembentukan silia dan flagela.

11. Badan Golgi
Badan Golgi adalah organel yang berperan dalam pemrosesan dan pengemasan protein serta lipid untuk diekskresikan dari sel. Organel ini juga terlibat dalam pembentukan lisosom.

12. Nukleus
Nukleus adalah pusat kendali sel yang mengatur aktivitas sel dan menyimpan materi genetik dalam bentuk DNA. Nukleus mengatur proses metabolisme dan pembelahan sel.

13. Nukleolus
Nukleolus adalah struktur dalam nukleus yang berperan dalam sintesis ribosom. Nukleolus membantu dalam pembentukan RNA ribosom dan perakitan subunit ribosom.

14. Nukleoplasma
Nukleoplasma adalah cairan dalam nukleus yang mengandung serat kromatin dan berperan dalam pembentukan kromosom. Nukleoplasma menyediakan lingkungan untuk replikasi DNA dan sintesis RNA.

Sumber : umsu


Selasa, 15 Juli 2025

Bagian-bagian dari sel dan fungsinya

Pada gambar struktur sel tumbuhan di atas, tampak bahwa bagian-bagian sel tumbuhan memiliki kekhasan tersendiri yang membedakannya dari sel hewan. Di bawah ini dijelaskan mengenai struktur sel tumbuhan dan fungsinya.


Dinding Sel : 

Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa, yakni serat karbohidrat yang memberikan kekuatan dan dukungan struktural. Fungsi struktur sel tumbuhan ini adalah membentuk kerangka luar yang memberikan perlindungan dan mempertahankan bentuk sel. Selain itu, dinding sel juga berperan dalam pertukaran zat antara sel dan lingkungannya.


Membran Sel :

Di bawah dinding sel, terdapat membran sel yang terdiri dari lapisan lipid ganda (disebut membran fosfolipid). Membran sel mengelilingi sel dan mengatur aliran zat masuk dan keluar dari sel. Sel-sel tumbuhan memiliki struktur yang disebut plasmodesma, yang memungkinkan terjadinya pertukaran molekul dan komunikasi antar sel-sel yang berdekatan.


Sitoplasma :

Di dalam sel tumbuhan terdapat sitoplasma, yaitu substansi kental yang terletak di antara membran sel dan inti sel. Sitoplasma mengandung berbagai organel, seperti mitokondria, kloroplas, endoplasma retikulum, dan ribosom. Struktur organel sel tumbuhan ini berperan dalam berbagai fungsi seluler, seperti produksi energi, sintesis protein, dan pengolahan zat-zat kimia.


Inti Sel :

Inti sel adalah pusat kontrol sel. Di dalam inti sel terdapat DNA. Instruksi genetik di dalam DNA mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi sel. Inti sel dikelilingi oleh membran inti. Fungsi struktur sel tumbuhan ini adalah memisahkan inti sel dari sitoplasma dan melindungi DNA dari kerusakan.


Mitokondria :

Mitokondria adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat respirasi pada makhluk hidup. Respirasi sendiri adalah proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan dalam menjalankan berbagai fungsi biologis dan aktivitas seluler.


Ribosom :

Ribosom adalah partikel yang lebih kecil dari mitokondria dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Dari sekian bagian-bagian yang menyusun sel tumbuhan, ribosom tersebar di dalam sitoplasma atau menempel pada bagian luar retikulum endoplasma (RE). Ribosom tersusun dari RNA dan protein.


Retikulum Endoplasma :

Retikulum Endoplasma (RE) adalah sistem angkutan untuk berbagai macam molekul di dalam sel dan bahkan antar sel melalui plasmadesmata. Struktur organel sel tumbuhan ini terdiri dari dua jenis, yaitu kasar dan halus. RE memiliki susunan yang menyerupai kantung berlapis-lapis disebut cisternae.


Plastida :

Plastida adalah organel sel terbesar pada sel tumbuhan. Plastida berbentuk lensa bikonveks dan terdapat pada seluruh sel-sel tumbuhan. Plastida memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi. Berdasarkan warnanya, plastida terdiri dari leukoplas, kloroplas, dan kromoplas.


Kloroplas :

Kloroplas adalah struktur organel sel tumbuhan yang memberikan warna hijau dan berperan penting dalam fotosintesis. Kloroplase mengandung pigmen hijau yang disebut klorofil. Fungsi klorofil adalah menyerap energi matahari agar tumbuhan dapat mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen.


Vakuola :

Vakuola adalah ruang berisi cairan yang terdapat di dalam sitoplasma sel pada tumbuhan. Vakuola berperan dalam penyimpanan air, garam, pigmen, dan zat-zat lainnya. Vakuola juga berperan dalam memberikan dukungan mekanis dan mengatur tekanan osmotik dalam sel tumbuhan.


Sumber : aku pintar
 


Pengertian Sel

Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karenanya, sel dapat berfungsi secara autonom selama seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi. Makhluk hidup (organisme) tersusun dari satu sel tunggal (uniselular, misalnya bakteri, Archaea, serta sejumlah fungi dan Protozoa) atau dari banyak sel (multiselular).

Sumber : Gramedia

myBiodata


 






• Nama : Adysti Nuarizna Ardhani

• Kelas : VIII D

• No. Abs : 1

• Alamat : Ngemplek rt 01, rw 09 Piyaman,              Wonosari, Gunungkidul

• Cita - cita : Pengusaha

• Kesan Pesan : Saya sangat senang bisa masuk ke SMP N 1 Wonosari karena sekolah itu memang sekolah impian saya, saya sangat bersyukur karena selalu dikelilingin oleh guru-guru dan teman-teman yang sangat hebat, saya sangat senang belajar disini. Semoga SMP N 1 Wonosari bisa terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan serta suasana kekeluargaan yang sudah ada. Teruslah menjadi sekolah yang inovatif dan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Semoga angkatan selanjutnya juga bisa merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan seperti saya. Sukses terus untuk SMP N 1 Wonosari !🤍🤍